January 27, 2021

Bisnis Lancar

Menyajikan Info tentang Bisnis, Fasion, Tips trik, Otomotif, Politik, Kuliner yang Menarik dan bermanfaat

Platform Digital PaDi UMKM, Langkah Selamatkan Tonggak Ekonomi Nasional

2 min read

Tahun 2020 tidak terasa akan berlalu dalam hitungan lalu dan kita akan menjalani tahun 2021 dalam hitungan minggu. Tahun 2020 ini mungkin tidak akan dilupakan oleh banyak orang dengan kejadian wabah yang berdampak bagi kehidupan manusia saat ini.

Tidak peduli apapun profesinya, wabah virus corona ini telah menelan korban jutaan jiwa di seluruh dunia. Olahragawan, businessman, politikus, artis hingga buruh tidak lepas menjadi korban jeratan virus yang menakutkan ini.

Oleh karena itu, lockdown dilakukan di beberapa negara untuk mencegah pertemuan fisik. Virus ini memang sangat mudah tertular melalui pernapasan, keringat maupun cairan dalam tubuh. Sehingga perusahaan-perusahaan pun dengan sangat terpaksa harus memberikan WFH (work from home) kepada karyawannya. Adapula yang menerapkan sistem ganjil genap dalam artian silih berganti karyawan yang WFO (work from office) dan WFH.

Tentu dengan penerapan kebijakan yang demikian, pro kontra terjadi di masyarakat. Ada yang menganggap bahwa kebijakan lockdown menyengsarakan masyarakat. Adapula yang beranggapan bahwa kebijakan lockdown dilakukan demi menyelematkan manusia dari penyebaran virus covid-19 ini.

Memang perekonomian terkena imbas yang sangat parah dengan adanya virus ini. Beberapa perusahaan juga harus me-layoff  karyawannya. Ada beberapa juga yang menutup usahanya. Hal ini tidak berdampak pada usaha kelas kakap, juga terjadi kepada usaha mikro, kecil dan menengah.

Di Indonesia sendiri juga, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp2,4 juta sebagai bantuan tambahan modal bagi 12 juta UMKM. Bukan hanya itu, pemerintah juga telah mengeluarkan inovasi kebijakan lainnya yang tidak kalah penting untuk menyelematkan ekonomi nasional, yakni menciptakan platform digital untuk kepentingan UMKM yang bernama Pasar Digital UMKM atau dikenal dengan PaDi UMKM.

PaDi UMKM sejatinya diperkenalkan pada Hari Raya Kemerdekaan Indonesia yang ke-75 pada tanggal 17 Agustus 2020 kemarin. Platform digital ini berdiri berkat kolaborasi Kementerian BUMN, Kementerian UMKM dan juga Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah.

Platform ini dihadirkan demi memberikan kesempatan kepada UMKM di seluruh Indonesia untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas. Dengan bergabung di PaDi UMKM, UMKM bisa memiliki kesempatan untuk bertransaksi dengan BUMN dalam hal pengadaan barang dan jasa.

Pengadaan barang dan jasa BUMN melalui PaDi UMKM nantinya menjadi sedikit lebih unik, praktis dan aman.

Pertama, BUMN melalui PIC (person in charge) akan mencari barang, jasa ataupun vendor sekaligus untuk pengadaan barang dan jasa mereka secara online dan tanpa perlu bertatap muka.

Kedua, UMKM yang ada di PaDi UMKM semuanya telah memiliki kredibilitas dan kualitas tinggi karena telah melalui proses verifikasi dan screening yang ketat dari PaDi UMKM.

Ketiga, semua transaksi dilakukan secara transparan karena semua prosesnya terekam dengan sangat amat jelas. Dengan hal ini, pemerintah bisa memantau pengeluaran BUMN.

Keempat, dengan alokasi dana yang dialirkan ke UMKM, maka perekonomian Indonesia akan semakin membaik karena perputaran uang terjadi di dalam negeri sendiri tanpa melibatkan pihak asing.

Kelima, pinjaman modal untuk UMKM yang mendapatkan transaksi pengadaan barang jasa dalam skala besar bisa dilakukan melalui bank atau lembaga keuangan yang telah bekerja sama dengan PaDi UMKM. UMKM cukup menunjukan invoice transaksi yang mereka terima.

Selamatkan ekonomi Indonesia dengan Pasar Digital UMKM!

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.